PENDAPATAN PER KAPITA


PDB dan Pendapatan Per Kapita di Beberapa Negara

Masalah yang biasa dihadapi oleh setiap pemerintahan di dunia adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Hal ini bukan pekerjaan mudah tentunya, apalagi bagi negara-negara berkembang seperti Indonesia. Banyak upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk bisa meningkatkan kesejahteraan rakyatnya, tetapi banyak kendala yang harus dihadapi. Peningkatan kesejahteraan rakyat ini tetap menjadi prioritas utama bagi sebagian negara berkembang termasuk Indonesia.

Peningkatan kesejahteraan rakyat harus dilaksanakan melalui pembangunan, terutama pembangunan di bidang ekonomi. Pembangunan untuk meningkatkan kegiatan ekonomi di segala sektor akan mengakibatkan bertambahnya nilai PDB. Jika nilai PDB meningkat, maka pendapatan per kapita masyarakat juga akan naik.Bertambahnya pendapatan per kapita berarti meningkat pula kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Seperti tadi telah dibahas bahwa besarnya pendapatan per kapita juga tergantung pada jumlah penduduk, maka pemerintah terus berusaha untuk menekan pertumbuhan penduduk antara lain melalui program keluarga berencana (KB).

Angka PDB ternyata belum memadai sebagai tolok ukur taraf hidup. Hal ini karena kita belum mengetahui berapa jumlah masyarakat yang ikut menghasilkan PDB tersebut. Selain itu, tidak diketahui pula banyaknya manusia yang harus hidup dari PDB itu. Oleh karena itu, ukuran yang sering dipakai untuk membandingkan taraf hidup di beberapa negara adalah pendapatan per kapita.

PENGERTIAN DAN KEGUNAAN PENDAPATAN PER KAPITA

Pendapatan per kapita adalah pendapatan rata-rata penduduk suatau negara. Variabel yang digunakan untuk menghitung pendapatan per kapita adalah produk domestik bruto dan jumlah penduduk.


Kegunaan Perhitungan Pendapatan Per Kapita
1. Meperbandingkan tingkat kesejahteraan masyarakat suatu negara dari tahun ke tahun
2. Sebagai pedoman bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan
3. Standar pertumbuhan kemakmuran negara

untuk menunjukkan golongan pendapatan per kapita di berbagai negara, Bank Dunia membedakan ke dalam empat kategori berikut:

  1. Golongan negara dengan pendapatan rendah (low income countries), yaitu kelompok negara yang memiliki pendapatan kurang dari US$ 1.045
  2. Golongan negara dengan pendapatan menengah yang rendah (low middle-income countries), yaitu kelompok negara yang memiliki pendapatan per kapita antara US$ 1.046 – US$ 4.125
  3. Golongan negara dengan pendapatan menengah yang tinggi (upper middle-income countries), yaitu kelompok negara yang memiliki pendapatan per kapita antara US$ 4.126 – US$12.763
  4. Golongan negara kaya (high income countries), yaitu kelompok negara yang memiliki pendapatan per kapita US$ 12.763 atau lebih.

Comments